Radar Kepemilikan

Masuk untuk melanjutkan

Radar Kepemilikan Saham

Memuat data…

Belum ada data

Upload file Balancepos*.txt dari KSEI di tab Data & Upload. Minimal 2 bulan untuk sinyal perubahan, idealnya 4+ bulan.

Radar Akumulasi — kandidat watchlist

Mencari saham yang porsi ritel (Local ID) turun sementara asing + institusi lokal naik, dan berapa bulan berturut-turut hal itu terjadi. Klik baris untuk detail; ☆ untuk masuk watchlist.

Pilih emiten dari Radar atau ketik kode di atas.

Watchlist Saya

Tersimpan di server — sama di HP & laptop. Sinyal dihitung ulang tiap kali bulan baru di-upload.

Tabel Bulanan

Posisi kepemilikan per periode. Klik baris untuk detail.

Perubahan Kategori (A → B)

Bandingkan dua periode apa saja. Perubahan ditampilkan sebagai poin persen dari saham beredar (pp) supaya emiten besar & kecil sebanding, plus nilai rupiah perkiraan.

Upload file bulanan

Pilih atau seret satu/banyak file Balancepos*.txt. Tanggal dibaca dari isi file; upload ulang bulan yang sama akan menimpa.

Bulan tersimpan

-

PeriodeUkuranDiupload

Cara membaca data kepemilikan KSEI untuk watchlist

File Balancepos berisi jumlah lembar yang dipegang tiap tipe investor, dipisah Lokal vs Asing, per akhir bulan. Datanya tidak menyebut nama pemegang, tapi pergeseran antar tipe investor dari bulan ke bulan bisa memberi petunjuk siapa yang sedang mengumpulkan dan siapa yang melepas.

Kode kategori

IDIndividu — investor ritel. Ini yang paling penting untuk dibaca.
CPKorporasi — sering berarti pemegang saham pengendali/induk usaha atau afiliasinya.
MFReksa dana
ISAsuransi
PFDana pensiun
IBLembaga keuangan / bank
SCPerusahaan efek (sekuritas)
FDYayasan
OTLainnya

Pengelompokan yang dipakai dashboard

  • Ritel = Local ID.
  • Asing = seluruh kolom Foreign.
  • Institusi lokal = Local IS + PF + MF + IB + SC.
  • Korporasi lokal = Local CP (dipisah karena biasanya pengendali, bukan pedagang).
  • Smart money = Asing + Institusi lokal.

Sinyal yang paling berguna

  1. Porsi ritel turun beberapa bulan berturut-turut sementara smart money naik → saham sedang dikumpulkan pihak besar. Kolom Streak menghitung berapa bulan beruntun.
  2. Akumulasi diam: smart money naik tapi harga belum naik (≤ +5%). Kandidat terbaik untuk dipantau sebelum harga bergerak.
  3. Akumulasi + tren: smart money naik dan harga sudah naik → konfirmasi tren, risiko masuk terlambat lebih tinggi.
  4. Distribusi: ritel bertambah sementara smart money keluar → pihak besar sedang jualan ke ritel. Hindari / waspada, terutama jika harga sudah naik tinggi.
  5. Asing masuk konsisten: porsi asing naik ≥ 3 bulan beruntun.
  6. Aliran dana (Rp): perubahan lembar smart money × harga. Memastikan perubahan persen itu benar-benar berarti secara nilai.

Jebakan yang disaring

  • Perpindahan blok: satu kelompok berubah > 5 pp dalam sebulan biasanya karena transaksi blok/crossing pengendali, tutup akun ke rekening lain, atau reklasifikasi — bukan akumulasi organik. Ditandai dan disembunyikan secara default.
  • Aksi korporasi: jumlah saham beredar (Sec. Num) berubah > 2% (right issue, private placement, konversi). Perbandingan persen tetap valid, tapi baca dengan hati-hati.
  • Market cap kecil: saham gocap & tidak likuid mudah berubah porsi karena sedikit transaksi. Atur filter Min. market cap.
  • Rekening nominee / custodian bisa membuat investor lokal tercatat sebagai asing dan sebaliknya. Gunakan sinyal ini sebagai penyaring awal, lalu konfirmasi dengan laporan keuangan, berita, dan grafik harga.

Skor (0–100)

Gabungan: penurunan porsi ritel, kenaikan smart money, streak bulan beruntun, dan aliran dana positif; dikurangi bila harga sudah naik > 30% di rentang yang sama. Perpindahan blok memotong skor setengah. Skor adalah alat urut, bukan rekomendasi beli.

Catatan: dashboard ini alat bantu analisis data publik, bukan nasihat investasi.